Tak Mau Jadi Korban Hoaks! Pemuda Desa Belajar Cerdas Membedah Informasi Palsu
Maospati, 5 November 2025. Di tengah derasnya arus informasi di era digital, para pemuda Karang Taruna Desa Mranggen, Kecamatan Maospati, mengambil langkah proaktif dengan menggelar kuliah umum dan diskusi edukatif bertajuk “Mengenal Bahaya Hoaks dan Buzzer dalam Pembentukan Opini Publik”, Rabu malam (5/11/2025) di Balai Desa Mranggen.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB ini menjadi ruang belajar sekaligus ajang refleksi bagi generasi muda desa. Dalam suasana santai namun penuh makna, para peserta diajak memahami perbedaan antara informasi valid dan berita palsu, serta mengenali cara kerja buzzer yang sering memengaruhi opini publik di media sosial.
“Anak muda hari ini harus cerdas dan kritis. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya,” ujar narasumber dalam sesi diskusi. Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya verifikasi dan berpikir kritis sebelum membagikan konten apa pun di dunia maya.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan. Banyak dari mereka aktif bertanya dan berbagi pengalaman tentang fenomena hoaks yang kerap mereka temui di platform digital. Pendekatan materi yang ringan namun berbobot membuat diskusi semakin hidup dan interaktif.
Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Desa Mranggen berharap dapat menumbuhkan kesadaran literasi digital di kalangan pemuda desa. Para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan, menyebarkan informasi yang benar, dan menjaga ruang digital agar tetap sehat serta bebas dari hoaks.
“Pemuda harus jadi garda depan melawan hoaks. Dengan pemahaman yang baik, mereka bisa membantu masyarakat memilah mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan,” tutup panitia kegiatan.