Prodi Teknologi Pendidikan UNESA Implementasikan Meta-VPNL untuk Mendukung SDG 4, SDG 8, dan SDG 17 melalui Pengabdian Masyarakat di Yayasan NU Trate Gresik
Program Studi S1 Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Surabaya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat
(PKM) bertajuk “Meta Virtual Project-based Networked Learning (Meta-VPNL)
untuk Pembelajaran Inovatif di SMK” pada Senin, 23 Juni 2025, di Yayasan
Perguruan Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPPNU) Trate Gresik. Kegiatan ini
merupakan implementasi tridharma perguruan tinggi yang diorientasikan pada
penguatan kualitas pendidikan berbasis teknologi dan kontribusi nyata terhadap Sustainable
Development Goals (SDGs).
Rangkaian kegiatan diawali dengan
pembukaan resmi dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak UNESA
dan YPPNU Trate Gresik sebagai landasan kolaborasi akademik berkelanjutan.
Selanjutnya, tim dosen melaksanakan pelatihan dan pendampingan di beberapa
jenjang pendidikan SD, MI, MTs, hingga SMK melalui sesi pemaparan konsep,
praktik perancangan pembelajaran, serta diskusi implementatif model Meta
Virtual Project-based Networked Learning (Meta-VPNL).
Model Meta-VPNL yang diperkenalkan
dalam kegiatan ini menekankan integrasi project-based learning dengan
jejaring virtual kolaboratif. Dalam praktiknya, guru dilatih untuk merancang
skenario pembelajaran berbasis proyek yang memanfaatkan platform digital
sebagai ruang kolaborasi, refleksi, dan asesmen. Pendekatan ini mendorong
pembelajaran yang lebih kontekstual, partisipatif, dan adaptif terhadap
perkembangan teknologi pendidikan.
Kegiatan ini secara langsung
berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4 (Quality Education) melalui
peningkatan kompetensi pedagogik dan literasi digital guru. Pelatihan
perancangan proyek berbasis jaringan virtual membantu guru memperkaya strategi
pembelajaran, memperluas akses terhadap sumber belajar digital, serta
meningkatkan kualitas pengalaman belajar peserta didik. Upaya ini selaras
dengan tujuan SDG 4 untuk menjamin pendidikan yang inklusif, setara, dan
berkualitas, khususnya melalui peningkatan kualitas tenaga pendidik dan
integrasi teknologi dalam pembelajaran.
Selain itu, peningkatan kapasitas
profesional guru yang dilakukan melalui pendampingan dan praktik desain
pembelajaran inovatif juga beririsan dengan SDG 8 (Decent Work and Economic
Growth). Penguatan kompetensi guru sebagai bagian dari pengembangan sumber
daya manusia merupakan investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas
lulusan dan produktivitas pendidikan. Guru yang memiliki kompetensi digital dan
kemampuan merancang pembelajaran inovatif akan berkontribusi pada terbentuknya
peserta didik yang lebih siap menghadapi dunia kerja dan tantangan ekonomi
berbasis pengetahuan.
Di sisi lain, kegiatan ini
merepresentasikan implementasi nyata SDG 17 (Partnerships for the Goals).
Penandatanganan MoU, pelaksanaan program kolaboratif lintas institusi, serta
komitmen pendampingan berkelanjutan menunjukkan praktik kemitraan strategis
antara perguruan tinggi dan lembaga pendidikan. Kerja sama ini tidak hanya
bersifat seremonial, tetapi diwujudkan melalui transfer pengetahuan, penguatan
kapasitas, dan pengembangan inovasi pembelajaran yang berdampak langsung pada
komunitas sekolah mitra.
Dampak awal kegiatan menunjukkan
meningkatnya pemahaman guru terhadap desain pembelajaran berbasis proyek dan
pemanfaatan lingkungan virtual sebagai jejaring pembelajaran. Antusiasme
peserta dalam sesi praktik dan diskusi menjadi indikator bahwa model Meta-VPNL
memiliki potensi implementatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di
sekolah mitra. Dokumentasi kegiatan, materi pelatihan, serta luaran akademik
yang dihasilkan menjadi evidence dukung kontribusi Prodi Teknologi Pendidikan
terhadap pencapaian indikator SDGs di tingkat universitas.
Melalui kegiatan PKM ini, Prodi S1
Teknologi Pendidikan UNESA menegaskan peran strategisnya sebagai pengembang
inovasi pembelajaran berbasis teknologi sekaligus mitra transformasi pendidikan
yang berorientasi pada keberlanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia,
dan penguatan kolaborasi institusional.