Lomba Film Indie Nasional: Rayakan Kreativitas Generasi Muda
Magetan, 26 September 2025 — Dalam upaya menumbuhkan semangat kreativitas dan apresiasi terhadap karya sinematografi, S1 Program Studi Teknologi Pendidikan Kampus Unesa 5 Magetan sukses menyelenggarakan Lomba Film Indie Tingkat Nasional. Ajang ini diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa dan siswa SMA/sederajat dari berbagai daerah di Indonesia.
Kompetisi ini berlangsung selama hampir tiga bulan, dimulai sejak 25 Mei 2025 hingga 23 Agustus 2025. Para peserta diberi kesempatan untuk mengekspresikan ide, gagasan, dan kritik sosial melalui karya film indie dengan berbagai genre — mulai dari drama, dokumenter, hingga eksperimental. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah karya yang masuk dan ragam tema yang diangkat, mencerminkan kepedulian generasi muda terhadap isu-isu sosial, budaya, dan pendidikan di Indonesia.
Puncak acara berlangsung meriah pada Jumat, 26 September 2025 di Gedung Fakultas PSDKU Kampus Unesa 5 Magetan, dengan menghadirkan seluruh peserta dan para pemenang lomba. Suasana ruang penjurian terasa semarak, dipenuhi tepuk tangan dan sorak sorai ketika film-film terbaik ditayangkan di layar besar.
Ketua Program Studi Teknologi Pendidikan dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta.
“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi dan pembelajaran bagi generasi muda untuk menyuarakan gagasan melalui medium film. Kami bangga melihat karya-karya luar biasa dari peserta di berbagai penjuru Indonesia,” ujarnya.
Dalam proses penjurian, panitia menghadirkan tim juri profesional dari kalangan akademisi, praktisi film, dan pegiat media kreatif. Kriteria penilaian meliputi ide cerita, teknik sinematografi, orisinalitas, serta kekuatan pesan yang disampaikan melalui film. Beberapa film terpilih berhasil mencuri perhatian dewan juri karena keberanian mereka mengangkat isu-isu lokal dengan pendekatan artistik yang segar.
Pemenang lomba mendapatkan trophy, sertifikat penghargaan, dan hadiah menarik, serta kesempatan untuk mendapatkan mentoring eksklusif dari para praktisi film. Ajang ini juga menjadi momentum penting bagi Program Studi Teknologi Pendidikan Unesa 5 Magetan untuk menunjukkan peran aktifnya dalam mengembangkan ekosistem perfilman pendidikan dan kreatif di daerah.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan para peserta semakin termotivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam dunia perfilman Indonesia.
“Film adalah medium yang kuat untuk menggerakkan perubahan. Semoga karya-karya ini menjadi inspirasi bagi banyak orang,” tutup salah satu juri.